Ujian Nasional SLTA sudah selesai dengan berbagaimacam kontroversinya. Kini saatnya, para siswa yang lulus UNAS untuk menghapi ujian berikutnya yaitu ujian masuk perguruan tinggi.
Tentu, sebelumnya, para lulusan harus bisa menentukan perguruan tinggi yang tepat sesuai dengan kemampuanya dan memiliki masa depan cerah. Kebanyakan lulusan menentukan perguruan tinggi karena ikut-ikutan teman. Ini harus dihindari. Apabila salah memilih, bisa menjadi bumerang bagi lulusan.
Di dalam memilih perguruan tinggi tentu ada beberapa faktor yang saya golongkan menjadi dua kelompok besar yaitu faktor internal dan eksternal. Internal adalah faktor yang berasal dari diri sendiri, sementara eksternal adalah faktor yang di luar diri sendiri.
Faktor internal dilihat dari kemampuan lulusan dan masa depan lulusan. Setiap manusia tentu memiliki kelebihan masing-masing. Lulusan harus bisa menilai kelebihan yang dia miliki. Apa saja yang menonjol dari lulusan tersebut.
Setiap lulusan tidak selalu mudah dalam mencari tahu kelebihan yang dimiliki, kadang tidak selalu tepat. Ada beberapa penyedia layanan uji potensi diri. Mungkin hal ini bisa membantu para lulusan menemukan kelebihan yang dimilikinya. Bahkan bisa memberikan saran, perguruan tinggi mana dan jurusan apa yang tepat untuk para lulusan ini ambil.
Tentu setelah menemukan potensi diri, selanjutnya menentukan jurusan mana yang sesuai dengan potensinya. Misalkan kemampuan lulusan di dunia teknologi, maka pilihan jurusannya tentu terkait dengan teknologi, misal teknik elektro, teknik mesin, teknik informatika atau bahkan teknologi pertanian juga tidak masalah.
Berikutnya adalah faktor eksternal. Faktor eksternal ini adalah melihat dari wilayah mana saja yang sesuai dengan potensi kita. Dengan kata lain adalah proses pencarian perguruan tinggi yang tepat dan bisa memberikan harapan lebih. Tentu perguruan tinggi yang terbaiik yang akan dipilih. Perguruan tinggi yang bagus tidak hanya dilihat apakah perguruan tinggi tersebut negeri atau swasta. Tidak ada jaminan bahwa setiap perguruan tinggi negeri pasti lebih baik dari swasta dan setiap perguruan tinggi swasta pasti lebih buruk daripada negeri.
Lulusan bisa melihat profil perguruan tinggi yang memberikan pendidikan sesuai dengan potensinya. Dari profil tersebut bisa dilihat bagaimana fasilitas yang dimiliki perguruan tinggi tersebut. Tentu dengan fasilitas ini bisa dibandingkan atara satu dengan yang lainya.
Yang kedua adalah tenaga pengajarnya. Siapa saja sih yang mengajar di perguruan tinggi tersebut. Bagaimana pengalaman dan profil masing-masing tenaga pengajar. Apakah perguruan tinggi tersebut juga menyediakan tenaga pengajar dari luar yang berpengalaman di dalam bidangnya. Misal jurusan teknologi informatika, apakah perguruan tinggi tersebut mengundang dari pihak praktisi yang memahami teknologi informatika untuk menjadi tenaga pengajar ataukah tidak.
Berikutnya adalah masalah biaya, bagaimana lulusan tersebut membiayai kuliahnya. Tentu masing-masing perguruan tinggi memiliki biaya pendidikan yang berbeda-beda. Lulusan bisa mengkalkulasi perguruan tinggi mana saja yang dia bisa memasukinya. Kalau perlu cari tahu bagaimana mendapatkan beasiswa di perguruan tinggi bersangkutan.
Nah, dari semua komponen yang ada, lulusan bisa melakukan perhitungan dan melakukan pensortiran berdasarkan berbagaimacam faktor di atas.
Selamat mencari perguruan tinggi terbaik buat Anda sekalian.
2009-08-20 10:09:27 Coba saja STMIK Jend. Achmad Yani. Klik saja iklan di atas. Tidak perlu mbayar kok sebelum benar2 dinyatakan diterima dan tidak perlu datang ke lokasi. Jadi cukup lewat internet saja. Cukup klik iklan di atas saja.Tinggal beberapa hari lagi lho...
Untuk bisa kirim komentar Kamu harus login dahulu!