Email:
Password:


Lupa passoword?
Informasi Anggota
Pengin bisa mrogram Peta Seperti di Gg? Privat satu hari, langsung mahir! Dijamin! Klik gambar untuk lihat Contoh!
pemasang informasi
0817-942-0057
Dapatkan Indikator
Google PageRank Baru dari Gg!
Google PageRank Info

Slamet vs Sugeng

Mar
22
30 Mei 2009 oleh Nasirudin
Dipublikasikan 06 Juni 2009
Tags: Penjual Koran, Penjual Minuman

 

Slamet
Gambar Slamet

Foto di atas adalah foto Pak Slamet, yang lahir tahun 1958 di Yogyakarta, jadi saat ini usianya sekitar 51 tahun. Wajahnya terlihat nampak lebih tua dari usianya bukan tanpa alasan. Lika-liku perjalanan hidupnya sungguh luar biasa. Saya sempat menjadi wartawan dadakan dengan beberapa kali melontarkan pertanyaan kepada Pak Slamet.

Slamet kecil memulai bisnis sewaktu masih muda sekitar usia 20-an tahun. Bisnis dimulai dengan berjualan plastik di daerah Glagah Sari, utara terminal lama jogja. Lika-liku bisnis Slamet kecil yang waktu itu menguntungkan berakhir di tahun 1984. Usahanya bangkrut, dan pada saat itu dia sama sekali tidak memiliki pekerjaan apapun.  Pengeluarannya cukup besar untuk kontrak, makan dan pengeluaran lainnya. Akhirnya, uangnya pun habis tanpa ada pemasukan. Dia tidak bisa memperpanjang kontrakan. Mau tidak mau dia harus mengakhiri kontrak rumahnya. Hidupnya pun mulai menggelandang.

Kurang lebih satu bulan, Slamet hidup dengan meminta-minta kepada temannya untuk makan, sementara untuk tidur dia hanya tidur di sembarang tempat. Setiap tidak punya uang, dia ke temannya yang memang cukup memiliki teman banyak. Dia sering diberi uang Rp. 2.000,- hingga Rp. 3.000,-. Lumayan besar untuk tahun tersebut.

Namun akhirnya Slamet berpikir, masak hidup dia hanya menggantungkan belas kasihan teman. Dia pun mulai berjalan ke arah Jl Mangkubumi, sebuah surat kabar ternama ada di sana. Dia mencoba menanyakan pekerjaan apa yang bisa dia peroleh. Apakah masih bisa jualan surat kabar.

Akhirnya, diapun memulai jualan surat kabar. Waktu itu harus dengan modal. Dengan uang Rp. 3.000,- pemberian temannya bisa mengambil 10 eksemplar surat kabar. Tetapi dia butuh waktu satu minggu untuk menghabiskan 10 surat kabar tersebut. Cukup sulit memang buat Slamet untuk memulainya. Tetapi dia berusaha terus dan akhirnya, itu menjadi jalan hidupnya hingga sekarang.

Sekarang, dia dalam sehari bisa menjual banyak surat kabar. Tempat mangkalnya di pasar Beringharjo, berdekatan dengan Malioboro, sebuah tempat yang terkenal sebagai ciri khas kota Jogja. Keuntungannya tiap hari minimal Rp. 20.000,-. dengan uang segitu dia sudah bisa menghidupi keluarganya. Saat ini dia memiliki tiga orang anak dan tiga orang cucu. Dia juga sudah memiliki tempat tinggal sendiri di Jl Glagah Sari. Dengan penghasilan tersebut dia usahakan untuk bisa menghidupi keluarganya karena memang hanya itu yang bisa dia lakukan untuk menafkahi keluarganya.

Dua anaknya menjadi tukang parkir di RS Bethesda dan barat RS Bethesda, sementara anak yang satunya tinggal di Jakarta bersama keluarganya.

Di saat yang sama, saya bertemu teman dari Pak Slamet yang sedang menjajakan surat kabar di UII sewaktu ada acara wisuda ini. Dia bernama Pak Sugeng. Kedua nama tersebut memiliki makna yang mirip.

Berbeda dengan Pak Slamet, Pak Sugeng ini bekerja menjadi penjaja minuman di UII juga pada saat ada acara wisuda bukan sebagai tujuan utama mencari nafkah, akan tetapi memang mengisi waktu luang daripada tidak bekerja sama sekali.

Pak Sugeng ini sebenarnya telah memiliki penghasilan yang sangat lumayan. Pak Sugeng memiliki beberapa tempat kos yang lokasinya di dekat kampus UGM. Dia berpikir kalah hanya nyantai di rumah ga ada kegiatan rasanya membosankan. Akhirnya Pak Sugeng iseng-iseng saja menjadi penjual minuman.

Selain menjadi penjual minuman, di rumah, Pak Sugeng aktif di kegiatan RT maupun Takmir Masjid di Pogung Rejo. Kebetulan dulu sewaktu saya menjadi mahasiswa di UGM, saya juga sering mampir di masjid tersebut sehingga ketika berbicara lokasi dan sebagainya cukup nyambung.

Artikel ini telah dilihat sebanyak 164 kali.
Beri Nilai
012345

5 poin / 1 member


Daftar Komentar
Untuk bisa kirim komentar Kamu harus login dahulu!

Corat-Coret Lainnya
Muhammad Nashiruddin
Tuntunan Shalat
Dibuat 31 Mei 2009
Muhammad Nashiruddin, BERDIRI Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengerjakan sholat fardhu atau sunnah berdiri karena memenuhi perintah Allah dalam QS. Al Baqarah : 238. Apabila bepergian, beliau melakukan sholat sunnah di atas kendaraannya. Beliau mengajarkan kepada...
05 Juni 2009 08:28:53Balasan Terakhir
RozakRozak, sip2...
1.09925,00
3
LA ODE SYAMRI
Untitled
Dibuat 01 Juni 2009
LA ODE SYAMRI, Terimakasih kepada Geal-Geol, dah membuat kta-kta senang karena menurut saya ini merupakan media untuk memperbanyak teman... makasih!
01 Juni 2009 11:11:59Balasan Terakhir
NasirudinNasirudin, Makin banyak saja judul yang tak berjudul, mungkin judul-nya diganti dengan untitled 1, untitled 2, untitled 3, ..., untitled n, gitu kali ya...
13110,00
0
Jie
HIDUP JALANI SAJA
Dibuat 30 Mei 2009
Jie, HIDUP HANYALAH HARI INI  TIAP SAAT TIAP HEMBUSAN NAFAS YANG KAU RASA HIDUP BUKANLAH ANGAN – ANGAN ESOK HARI YANG BELUM TENTU KAU TEMUI HIDUP TENTANG DIRIMU HARI – HARI YANG TELAH BERLALU HIDUP HANYALAH LEMBAR –LEMBAR DARI KISAH...
13100,00
0
Nasirudin
Bonus Bagi Penebak Jitu
Dibuat 29 Mei 2009
Nasirudin,   Fitur Sembunyikan diri Gg Yah, hari ini saya menjadi penebak Jitu hit Gg. Ke empat penebak jitu tersebut ternyata mendapatkan bonus berupa fitur tersembunyi. Gg ini memang memiliki banyak fitur yang tersembunyi, tinggal kita pandai-pandai untuk...
23 Juni 2009 04:12:48Balasan Terakhir
SusanSusan, Wah, akhirnya merasakan juga nih, invisible-nya Gg. Aku cek di daftar online, diriku ga muncul.
14125,00
1
Anggota Baru Gg
sellyselly, P, 19th, Prabumulih
Kirim SMS
choraychoray, L, 32th, Koba-bangka Tengah
Kirim SMS
rinaldirinaldi, L, 38th, Medan
Kirim SMS
HarrizblogHarrizblog, L, 13th, Depok
Kirim SMS
Status
Aturan Umum | Iklan | Tentang Geal Geol Community
Prosess eksekusi membutuhkan waktu 0.66 detik.